Legenda Premier League Sebut Eriksen Tak Cocok Dengan Real Madrid

Jamie Carragher yang sekarang berprofesi sebagai pengamat sepak bola Inggris memberikan pandangan bahwa gelandang elegan Tottenham, Christian Eriksen tidak cocok untuk bergabung dalam skema bintang Real Madrid. Masukan ini lebih kepada masalah permainan sang gelandang yang tidak cocok dengan gaya EL Real.

Penampilan Eriksen menjadi sorotan tajam usai tampil buruk ketika Tottenham kalah lawan Liverpool 2-1 di lanjutan Premier League Inggris akhir pekan kemarin. Kekalahan ini pun semakin memperpanjang rentetan hasil buruk Tottenham baik di ajang lokal maupun interlokal.

Hasil info bola terbaru yang dilengkapi dalam sebuah pernyataan bahwa Eriksen ingin meninggalkan London, akan tetapi menunggu bursa transfer musim dingin bulan Januari 2020 mendatang. Tahun ini adalah tahun terakhir gelandang asal Denmark tersebut, dimana dirinya mengharapkan adanya penawaran dari klub lain agar bisa keluar dari Tottenham.

Situasi yang kurang baik pada kubu Tottenham jelas membawa dampak buruk pula kepada Eriksen, untuk itu EL Real diklaim menunggu kepastian apakah harga sesuai atau ingin menunggu pembebasan kontrak Eriksen secara gratis. Dalam isu transfer Eriksen, Manchester United, Paris Saint Germain, dan Real Madrid menjadi yang tertarik terhadap jasanya.

Eriksen sudah menjadi bagian dari Tottenham sejak musim 2013 lalu. Akan tetapi, masa pengalaman panjangnya tidak membuat pikiran Carragher kepada Eriksen positif. Dan lebih mengedepankan kepada karakter bermain Eriksen yang tidak sesuai dengan Real Madrid.

“Eriksen menurut saya pemain yang bagus, akan tetapi hanya untuk Tottenham, dia terus dibicarakan sebagai pemain yang bisa bermain untuk Real Madrid. Dia tidak cukup bagus. Andai dia bisa sebagus itu, kontraknya tinggal setahun lagi, Anda harus membayar uang untuknya. Orang-orang terus mengatakan mungkin dengan transfer gratis … Anda memiliki siapa pun dalam transfer gratis.” cetus Carragher.

Carragher tidak meragukan kemampuan yang dimiliki Eriksen. Namun, sang pemain dinilainya tidak bisa membuat tim lain menjadi lebih baik.

“Musim panas ini dia sudah tidak kuat dan ingin pergi, dia mengumumkannya, dia mengatakannya di depan umum, dan tidak ada yang datang untuknya. Saya pikir Eriksen sudah fantastis untuk Spurs tetapi dia tidak lebih baik dari Spurs. Dia mungkin pergi ke PSG, dia mungkin pergi ke klub lain, tetapi dia tidak akan membuat mereka menjadi lebih baik.” tutupnya.

Untuk sementara ini, Tottenham berada di peringkat 11 klasemen Premier League Inggris. Di akhir pekan ini, mereka akan kembali berjuang mempertahankan martabatnya sebagai finalis Liga Champions musim lalu dengan bertanding melawan Everton yang sama-sama berada pada posisi buruk di musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *